Kamis, 01 Oktober 2009

Kembali ke perdaban

Menaiki bis kota dengan tergesa
Supir ngebut kadang mengetem
sang kenek yang teriak bagai himar
Cemberut dengan ongkos yang kurang

Pengamen Kecil menyanyi dengan.. ah aku lupa
Mungkin gitar sedang pengamen kecil lain telah bertepuk tangan
Berharap satu koin mendarat di tangan
Sang pengamen kecil turun di pasar

Belum terminal bus pun terhenti
Masuk terminal berganti ke angkot
Bus way melaju dengan kuat
sedang angkot tersendat

rumit selalu rumit
karena kerumitan tidak mau diurai
katanya sama ahlinya
ternyata yang ahli siapa?

0 comments: