Dulu saya pernah datang ke seorang tua yang masih bisa dikatakan sanak famili. Orang tersebut setua kakek saya dan saya disuruh memanggilnya kakek.
Saya duduk dibawah lantai mennghadap meja. Beberapa saat kemudian seorang perempuan mengantarkan baki - saya lupa ia siapa. Baki berisi teh manis dan sepiring kue (saya lupa) tapi kue tersebut berlapis-lapis (bukan kue lapis) rasanya manis dan gurih.
Baru dua gigitan saya menyela "gak enak". Ibu berkata sst . Kini saya mengerti mengapa ibu berkata sst. Bertahun kemudian saya mendapatkan kue tersebut dan rasanya enak.
Banyak dari kita tidak bisa menghargai orang lain hanya karena makanan. Ada yang tidak tanggung-tanggung untuk menyelanya padahal orang sudah susah untuk membuatnya.
Rasulullah sendiri tidak pernah mencela suatu makanan. Jika suka, ia makan. Jika tidak, ia tinggalkan.
Selasa, 03 November 2009
Kue gak enak
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)





0 comments:
Poskan Komentar