Jumat, 30 Januari 2009

Semua ada prosesnya


Dulu saya kira semua bayi dapat duduk setelah mereka lahir. Tentu saja saya salah besar. Butuh beberapa bulan hingga bayi bisa duduk. Adik bayi akan berjalan sekitar sembilan bulan kurang atau lebih. Di dunia ini semua memakai proses tidak mungkin seorang bayi baru lahir dapat berjalan atawa bisa terbang.

Kadang manusia memang tidak sabar dnegan proses yang ada. Mereka ingin cepat berhasil seperti blogger yang ingin mendapat penghasilan $ 1000 dalam sebulan padahal baru satu atau dua tahun ngeblog. Mereka cepat lemah semangat.

Mereka tergiur dengan mengikuti program yang katanya dapat memberikan uang dalam waktu yang sangat cepat. Ingat ketika masih kecil kita harus berjalan susah dahulu baru bisa berlari. Seorang blogger juga begitu harus susah merangkak dan berjalan baru kemudian bisa berlari dengan cepat. To blogger, keep wrting.


Kamis, 29 Januari 2009

Parodi itu ...


Mucle Irama yang sering berdangdut

Kang Ohang yang ompong

Ngademin yang orang Tegal

Isa yang sedikit-sedikit

Murphy Oe yang bapuk

Iwel-wel pemipin sidang

Taufik lalat yang bahasa british


Selasa, 27 Januari 2009

Saya senang jika pengunjung komentar


Ketika memasukkan akun dan kata kunci pada blogger saya berharap ada pengunjung yang mengomentari tulisan saya. Komentar membuat saya senang sekali dan bukti bahwa blog saya di baca oleh orang. Bagi yang membaca saya do’akan suaya mendapat manfaat dari blog saya sebaliknya yang belum membaca saya doa’kan untuk berkunjung lagi ke blog saya.

Pokoknya akan saya tayangkan komentar yang sopan, sesuai topik dan bukan spam. Saya juga akan berkunjung ke blog anda selama anda menaruh identitas blog anda. Pokoknya kita akan menjalin hubungan simbiosis mutualisme ( hubungan yang saling menguntungkan)

Untuk yang mau menukar link boleh saja (diutamakan untuk jurnal blog pribadi dan islami). Saya tidak mensyaratkan PR tapi asal blog tersebut rajin diisi. Kirim aja emailke saya. Jangan tulis di komentar box.




Ilmu kodok di lapangan pekerjaan



Rintik hujan ba’da maghrib membuat suasana dingin. Saya memberhentikan mikrolet jurusan Rawasari_cililitan untuk sampai ke prapatan Mega. Tak sengaja saya mendengar supir bicara dengan orang yang berada di sampingnya. Pembicaaraan mereka tampak akrab sekali. Mungkin kedua orang ini adalah teman dekat satu kuliah.

Sang supir masih muda, paling tua 35 tahun saya kira namun temannya lebih muda. Sang supir menanyakan pekerjaanya teman tersebut. Ia menceritakan kesulitan dalam bekerja kepada sang supir.

Hal yang selalu teringat dari saya adalah ia pernah bekerja namun karena persaingan dalam perusahaan ia memilih untuk keluar. Tulisan ini bukan bermaksud sama seklai membela sang supir. Memang dalam hidup ini banyak orang yang ingin mau menangnya sendiri. Mereka menggunakan Ilmu kodok dalam mencari kesempatan jabatan di perusahaan. Tujuannya tidak lain uang dan jabatan.

Berapa orang yang mesti dikorbankan dalam dunia pekerjaan ini sepert supir tersebut? Semestinya kita harus tahu bahwa segala perbuatan kita akan dibalas. Berbuat baik maka dapat kebaikan, berbuat jahat maka akan mendapat kejahatan.

NB: Ilmu kodok adalah ilmu menjilat atas, sikut kanan-kiri dan injak bawah. Kalau diartiin semua sudah tahu sama tahu.


Senin, 26 Januari 2009

Banyak menulis daripada mencari optimisasi SEO



SEO adalah perkara yang aneh bin ajaib. Blog B yang copas saja dapat mempunyai PR yang tinggi dibandingkan blog A dengan kontent asli. Padahal blog B tersebut mengambil langsung dari blog A yang kontent asi tersebut bahkan blog copas tersebut mencantumkan url link blog A tersebut.

Memang SEO ini adalah hal yang sulit termasuk saya yang awam SEO. Untuk itu tidak perlu khawatir. Saya termasuk blogger yang tidak terlalu risau dengan pengunjung dan penghasilan (setidaknya untuk saat ini). Bagi saya yang penting adalah bagimana saya bisa menulis artikel dengan baik. Artikel yang baik tentu akan berharga lebih mahal dan menghasilkan uang dalam jangka yang panjang.

Kumpulan artikel anda jika mempunyai tulisan yang bagus dapat dijadikan buku. Jika buku anda laris anda akan mendapat hasil dari penjualan royalti. Anda sebaiknya tidak pusing dengan penghasilan jangak pendek.

Belajar SEO dapat kita lakukan sedikit demi sedikit dengan mengikuit beberapa blog yang berbicara mengenai SEO.


Main tempeleng di Tawa Sutra XL


Sebuah televsis swasta menayangkan komedi yang berjudul Tawa Sutra XL. SAya sangat senang menontonnya karena pemainya lucu-lucu. Namun saya merasa jengah juga dengan Tawa Sutra terutama adegan tamper-menampar.

Di setiap adegan hamper ada ada tampar-menampar. Kayaknya kurang afdhol jika tidak ada tamper menampar. Untuk Komisi Penyiaran Indonesia agar menegur Tawa Sutra supaya lebih sopan dalam berlawak ria.


Minggu, 25 Januari 2009

Nasibmu topeng monyet


Topeng monyet adalah hiburan murah yang berasal dari Jawa Timur memang sungguh lucu dan selalu dinanti ole hank-anak. Namun saya pribadi terasa sedih melihat monyet menjadi “budak” para empunya. Mereka menari, menjinjing tas, berias, berlari-lari, naik sepeda, dan lain-lain.

Sering kita temui, mereka menderita karena belenggu yang berada di lehernya sangat menyiksa. Seringkali sang empunya menarik rantai terlalu kencang sehingga monyet tersebut kesakitan. Mungkin kalau di Indonesia suatu saat perlu mengkampanyekan hak azasi binatang.

Kera yang menjadi topeng monyet adalah kera ekor panjang. Di Sumatera kera jenis ini tidak laku karena susah dilatih untuk memanjat kelapa dan ukurannya juga terlalu kecil. Orang Sumatera lebih memilih beruk (kera berekor pendek)karena dapat dilatih menjadi pemanjat kelapa. Saudara topeng monyet tersebut mendapat perlakuan lebih baik dibandingkan topeng monyet. Di kampung saya mereka dapat hadiah jika berhasil memetik banyak kelapa. Di Padang sana, mereka dapat “istri” setelah dewasa dan mereka bisa beranak pinak.

Satu lagi yang membuat saya sedih adalah cara mereka melatih monyet. Untuk membuat mereka mengerti, mereka diikat tangannya ke belakang dengan tali sepatu seperti maling ayam. Leher tetap terbelenggu rantai ke atas. Jadi monyet tersebut berdiri seharian. Saya yakin kalau ada pecinta binatang mereka semua akan dituntut. Sayangnya di Indonesia memang susah. Untuk menghukum orang yang telah jelas-jelas bersalah melanggar HAM saja tidak bisa apalagi Cuma orang yang melanggar Hak Azasi Monyet.

Jumat, 23 Januari 2009

Rahasia bisnis internet : Jangan terpesona dulu


Banyak pihak yang menawarkan kita berbisnis internet dengan berbagai cara baik kursus, kursus online atau belajar langsung dari ahlinya. Yang terakhir kayak iklan pemilihan gubernur DKI saja (pilih ahlinya). Walau ternyata sang ahli gak bisa mengatasi banjir. (aduh…intermezzo nya panjang juga).

Pihak tersebut menawarkan penghasilan yang wah daripada bekerja menjadi pegawai negeri atau dirketur. Memang katanya kalau bisnis online bisa dapaet $ 1000 per bulan. Jumlah itu memang lebih tinggi dibandingkan seorang manajer di perusahaan menengah.

Saya mau para blogger tidak terpesona dengan janji-janji tersebut. Anda boleh belajar dengan ahlinya namun tetap mengedepankan kejujuran dalam berusaha. Saya melihat ada e-book yang menyuruh kita untuk membuat banyak account social bookmark Tujuannya adalah untuk bookmark artikel kita sendiri. Jelas ini merupakan kecurangan kalau menurut pemikiran saya. Kita cuma mempunyai hak untuk bookmark satu artikel pada tiap social bookmark.

Melakukan bookmark terhadap artikel kita memang akan menaikkan page rank kita namun keberhasilan kita hanyalah semu. Suatu saat orang akan melihat artikel kita dan memberi rate rendah sehingga rank kita turun lagi.

Kalau mau berbisnis, bisnislah yang nnormal. Berjalan sesuai degan trak yang ada. Strategi boleh tapi jangan main curang seperti mencuri start dan memotong jalan. Memang Google tidak bisa mengawasi semua kecurangan penipu. Tapi Allah akan mencatat perbuatan kita dan akan menjadi dosa kita.


NB : Social bookmark ternama seperti dig.com; del.icio.us, stumbleupon.com; twitter.com; reddit.com dan lain-lain. Sedangkan social bookmark local adalah lintasberta.com dan infogue.com.


Senin, 19 Januari 2009

Pohon Seri (kersen) yang berbuah lebat


Di warung milik ayah saya ada berdiri sebuah pohon tegar dengan daun yang rimbun. Buahnya yang merah menjadi incaran anak-anak. Seringkali anak-anak melirik dan mencoba menjatuhkan buah tersebut dengan tongkat kayu. Saya juga pernah menarik buah tersebut dan memakannya. Memang saya kurang suka dengan buah tersebut. Meski manis namun buahya kecil dan banyak biji kecil-kecilnya seperti mengunyah leunca atau tekokak Cuma rasanya manis.

Dua atau tiga tahun lalu tidak ada pohon di situ. Pemilik warung nasi uduklah yang menanam pohon tersebut. Ia menggali lobang di aspal pingir jalan. Saya pikir pekerjaan yang sia-sia karena tidak ada tanah di tempat itu. Penjual nasi itu cuma menaruh segengam tanah dalam lubang yang tidak muat dimasukkan oleh tangan orang dewasa. Waktu itu pohon seri Cuma setinggi 40 atau 50 cm.

Saya dan banyak orang sering meremehkan suatu pekerjaan orang. Kita merendahkan diri sendiri atau orang lain terhadap pekerjaan yang kecil. Lebih jahatnya lagi, kita meledek, mencemooh, menghina bahkan menghardik orang tersebut sehingga orang tersebut menjadi patah arang. Tentu, jika seperti ini yang terjadi maka kita akan berdosa.

Seringkali pekerjaan yang kita remehkan ternyata berbuah manis. Kita tidak tahu dengan apa yang akan terjadi di masa depan. Ketika kita ngeblog bisa jadi itu akan memberikan kita hasil uang yang banyak bahkan melebihi gaji kita sendiri yang sekarang. Kita tidak akan pernah tahu apa yang terjadi esok. Untuk blogger, keep writing.


Jumat, 16 Januari 2009

Menurunkan minyak tiga kali, prestasi pemerintah?


Ada idiom yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia „kalau harga naik, tidak mungkin turun lagi“. Kita Cuma bisa pasrah kalau pemerintah enaikkan minyak dan menerimanya. Pasrah atau tidak pasrah, toh pemerintah akan menaikkan.

Mungkin ini sutau keajaiban bahwa di zaman ini pemerintah telah menurunkan harga BBM sebanyak tiga kali hingga harganya sama seperti bulan oktober 2005.

Cuma sayangnya ini dijadikan iklan partai pendukung pemerintah untuk menaikkan pamor. Padahal menurunkan harga bukanlah sebuah prestasi. Ibarat kata, kalau kita sudah mengosongkan sebuah tong, kemudian mengisinya kembali berati prestasinya kosong alias nol. Kalau mau ada prestasi yah minyaknya diturunkan hinggan dua ribu perak.

Pokoknya hati-hati untuk 2009. jangan pilih partai yang sudah terbukti tidak bisa membuat Indonesia sejahtera. Pilihlah yang bijak dan jangan golput karena harapan itu masih ada.


Selasa, 13 Januari 2009

Judul blog yang SEO meningkatkan pengunjung anda



Untung saya berkunjung ke blog mas fatih jadi saya tahu bahwa judul blog saya cukup kuno dan tidak ramah terhadap SEO. Dulu judul blog saya cuma Catatan dan jurnal tentang Negara ini. Mungkin kalau saya masih tetap pake judul tersebut akan terasa kuno.

Saya rubah saja menjadi “Jurnal kehidupan seorang Manusia dan Negara ini. Arloji Forlan mengupas secar jujur seperti Arloji yang selalu menunjukkan kebenaran. Segala masalah baik sosial, budaya, pemerintahan sampai berbicara mengenai blog dan menulis".

Mudah-mudahan blog saya menjadi ramah SEO dan menjadi terkenal. Anda juga dapat merubah judul blog anda. Kalau sudah bagus sih gak usah diubah.


Senin, 12 Januari 2009

Pengunjung sedikit no problem, keep writing


Beberapa waktu lalu saya curhat dengan sepinya blog ini. Kini saya rasa tidak perlu terlalu memikirkan mendalam dengan sepinya blog kita. Kebanyakan orang ingin blognya menjadi sumber uang sedangkan blog yang sepi tidak mungkin menghasilkan uang. Pokoknya ngaku aja dah.

Anda tidak usah terlalu mengandalkan pencarian uang dari iklan saja. Banyak hal yang dapat anda lakukan dari ngeblog. Anda dapat saja mengirim artikel anda ke koran, website atau majalah. Buatlah artikel yang baik dan mempunyai nilai ilmiah. Panjang karakter usahakan mendekati 5000 ( boleh kurang dikit ato lebih dikit). Jika diterima redaksi hasilnya lumayan juga yakni antara Rp 250 ribu sampai Rp 500 ribu.

Bisa jadi blog anda mendapat tawaran menjadi buku. Tentu anda akan senang sekali. Selain mendapat uang anda menjadi lebih populer dan otomatis blog anda menjadi terkenal.

Anda dapat niatkan blog menjadi buku dengan cara seperti ini. Cari judul buku yang anda ingin buat . kemudian tulislah tiap hari satu halama folio. Setelah 200 hari anda mempunyai buku setebal 200 halaman. Anda dapat melakukan pengeditan ulang. Jika layak anda dapat tawarkan kepada penerbit atau anda dapta menerbitkan. Kalau buku yang anda ajukan layak, maka penerbit akan menerbitkannya. Royalti yang anda akan terima sekitar 10%. Jika buku menjadi laris di pasaran, anda menjadi penulis terkenal.

Yang penting kin anda harus menulis dengan yang baik dan rajin sebab bisa jadi mungkin rejeki anda akan ada banyka di pekerjaan menulis. To blogger keep writing.


Jumat, 09 Januari 2009

Seekor kodok yang berubah jadi pangeran


Menjelang malam saya selalu minta cerita kepada ayah saya. Maklum waktu itu masih kecil anak-ank suka cerita. By the way, ayah saya memang termasuk pencerita yang baik (well story teller). Salah satu cerita beliau yang kini saya ingat adalah kodok yang berubah menjadi pangeran. Mungkin kita sudah sering mendengarnya bahkan juga pernah membacanya.

Ringkasnya adalah sang putri pemelihara kodok sedangkan sang kakak selalu menghinanya. Akhirnya kodok jadi pangeran dan menikah dengan putri. Sedangkan sang kakak menyesal karena tidak mendapat sang pangeran. Akhirnya ia memelihara kodok agar sutu saat akan menjadi pangeran. Ternyata kodok tersebut memang tidak pernah menjadi pangeran.

Coba resapi cerita ini. Cerita ini seringkali terjadi di sekitar kita. Kita melihat seorang yang tadinya di jauhin dan tidak dianggap apa-apa ternyata menjadi pangeran yang tampan.

Bukan itu saja perusahaan jarang seklai memakai “kodok-kodok” padahal bisa jadi mereka adalah pangeran-pangeran yang mempunyai kapasitas dan loyalitas lebih dibandingkan dengan pegawai yang ada. Perusahaan Indonesia hanya mau menyewa pekerja yang sudah termpil. Mereka tidak mau mengunakan pekerja yang belum terampil

Bagi yang belum kerja tetaplah semangat mungkin saja dengan usaha anda yang keras anda dapat menjadi pangeran tampan yang dididamkan banyak perawan.


Ijinkan aku pakai kafiyeh itu


Dentuman artileri membahana di cakrawala Palestina
Serangan burung baja menebar teror dengan cepatnya
Fosfor membakar kekasih-kekasih Allah
Bahkan Uranium telah mewarnai tubuh tunas Palestina

Maju bak singa yang berani
Meski berbebekal dengan keberanian


Dengan rendah hati kuminta kafiyeh itu
Akan kulingkari di kepalaku
Ijinlah aku memakainya
Karena aku bangga menjadi saudara kalian

Kami di sini Cuma bisa berdoa saja
Mengecam dan mengutuk adalah pekerjaan kami
Diri kami yang lemah tidak bisa menyamai derajat kalian
Selamat berjuang saudaraku kami disini akan selalu berdoa


Minggu, 04 Januari 2009

Perawat Palestina yang sejati


Tiap tragedi yang terjadi di permukaan bumi ini akan melahirkan manusia-manusia hebat yang layak untuk dicatat dalam tinta emas sejarah peradaban manusia. Termasuk tragedi yang masih berlangsung di bumi para Nabi yakni Palestina. Ratusan pejuang telah menemui syahid demi membela keyakinan terhadap Islam.

Pekerja yang sangat sibuk dalam menghadapi bombardir Israel adalah tidak lain petugas kesehatan. Dengan keahlian mereka berjuang untuk mengobati luka para korban kebiadaban Israel. Mereka bekerja siang dan malam dengan fasilitas terbatas dan personel juga terbatas semenatra mereka harus merawat korban yang bertambah tiap harinya.

Di sebuah statiun tv saya melihat seorang anak yang tengkurap dengan luka di bagian belakangnya. Anak tersebut menangis keras sementara paramedik memeriksanya. Seorang paramedik yang ada di depan anak tersebut berusaha menenangkan dan memegang anak tersebut dengan lembut. Inilah ciri dai mereka yang telah bekerja ikhlas. Jika perawat tersebut menuruti hawa nasfsunya, saya yakin ia akan memarahi anak tersebut.

Ini mengingatkan saya ketika masih kecil (kelas tiga SD) di periksa di sebuah RS jakarta. Karena saya tersadar dan menemui suatu ruangan serba putih dan tidak ditemani oleh seorangpun yang saya kenal. Sayapun menangis. Beberapa koas (calon dokter-red) membentak saya dan mengancam akan melem mulut saya. Saya tetap menagis hingga Ibu RT melihat saya di pintu dan saya agak tenang.

Lihatlah perbandingan antara seorang oknum koas dengan perawat Palestina tersebut. Alasan apa yang membuat koas tidak sabar. Apakah kesibukan atau tekanan atau lainnya? Saya yakin kesibukan atau tekanan pada perawat Palestina sangat keras sekali. Mereka juga sewaktu-waktu mendapat ancaman dari rudal Israel kapan saja. Kalau soal uang, saya yakin koas di Indonesia lebih mampu ketimbang perawat di Palestina. Ini Cuma masalah hati saja untuk berbuat lebih ikhlas. Untuk dokter yang merawat saya dulu, kalau masih hidup, yah mudah-mudahan anda dapat berbuat ikhlas. Tirulah orang Palestina sana.


Sabtu, 03 Januari 2009

Edit, edit dan edit artikel di blog


Karena kesibukan saya sebagai konsultan membuat saya menulis dengan kebut sehingga banyak ada kata-kata yang salah ketik dan ejaan. Alhamdulillah ada pengunjung yang mengingatkan saya. Sebagai blogger meski amatiran kita harus dituntut untuk profesional.

Kita cukup sulit mengedit tulisan bahasa Indonesa karena tidak ada software untuk mengecek kata-kata yang salah. Kalau kita menulis bahasa Inggris kita bisa tahu bahwa kalimat kita salaha atau katanya salah dari Spelling and Grammar button. Mau tidak mau kita harus mengecek secara manual dan ini rentan dengan kesalahan.

Untuk itu, kita segera memperbaiki jika memang ada kesalahan pada artikel kita. Kita tinggal klik bagian bawah yang bentuknya seperti icon pensil atau kalau di worpress ada kata edit di bawah artikel. Kemudian kita mengganti kata yang salah kemudian kita publish lagi. Gampang khan.


Jumat, 02 Januari 2009

Ayo sekolah seperti bangsa Palestina


Gempuran Israel yang sangat menyayat hati setiap manusia yang masih punya nurani. Tentu kekejaman ini akan berhenti jika Negara-negara islam bersatu padu mengalahkan Amerika Serikat dan sekutunya. Sebagai muslim kita juga harus berdo’a dan mendukung pejuangan bangsa Palestina. Disana juga ada tempat suci tempat isra mi’raj nabi Muhammad SAW.

Ada sebuah fakta yang patut kita cermati dari bangsa pejuang ini. Meski mereka terkepung Israel dan mengalami penjajahan yang sangat kejam ternyata mereka adalah orang yang sadar bersekolah. Saya sedang mengujungi lintasberita.com dan menemukan blog tentang rahasia israel. Berikut kutipannya:

26. Tahukah anda bahwa walaupun Israel terus mengganggu proses belajar mengajar dan merusak seluruh sarana dan prasara pendidikan penduduk Palestina, tetapi penduduk Palestina tetap menjadi Negara terbesar di dunia yang penduduknya bergelar doctor (S3)? Hal ini apabila dilihat dari jumlah prosentase penduduknya.


Ini adalah semangat orang Palestina yang sangat hebat sekali. Mereka telah melahirkan doktor-doktor yang sangat baik keahlian maupun akhlaknya seperti DR Khalid Misyal, DR Musa Abu Marzuq, DR Fatih Shaqaqi, dan masih banyak lagi. Hal seperti inilah yang patut ditiru.

Indonesia yang telah merdeka puluhan tahun namun belum bisa mencetak doktor sebanyak Palestina secara presentase. Kalau begini pantas saja bangsa kita sering dikadalin bangsa lain. Indonesia yang kaya dengan hasil alamnya tapi tetap mskin dibandingkan negara ASEAN sekalipun.

Seringkali bangsa indonesia selalu mengaitkan antara materi (kekayaan-red) dengan kesuksesan orang. Ini suatu sikap yang menghalangi orang untuk mendapat pendidikan yang lebih tinggi lagi. Kita sering mendengar ucapan orang „Buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau Cuma menagnggur?“.

Pernyataan seperti itu memang tidak bisa disalahkan seratus persen. Kita tahu bahwa banyak sarjana bahkan gelar doktor yang menganggur. Namun pandangan tersebut tidak ada pada jiwa-jiwa besar pejuang seperti pejuang Palestina. Musa Abu Marzuq yang juga wakil kepala biro politik Hamas menyelesaikan doktor bidang Tehnik di Amerika Serikat. Kalau secara pikiran picik buat apa seorang Palestina mengambil gelar Doktor? Toh nanti pekerjaan tidak ada karena Israel yang menjajah Palestina. Toh kalau ada pekerjaan pasti gajinya kecil dan tidak sesuai dengan pengorbanan uang. Toh mungkin lebih baik berperang dengan Israel sampai kematian menjemput.

Orang Palestina tidak berpikir uang saja. Mereka sekolah berniat untuk membebaskan negerinya. Untuk itu kita perlu meniru mereka agar menjadi bangsa pejuang yang tangguh.

Di Indonesia sendiri ada suatu suku yang terkenal hobby sekolah yakni orang Batak. Tirulah orang Batak. Prinsip inang (ibu-red) mereka lebih baik tidak memakai emas dan baju mahal ketimbang anak tidak sekolah. Orang Batak itu getol sekolahin anaknya selagi anaknya mau sekolah. Rimba yang ada harimaunya pun dimasukin supaya anaknya tetap bersekolah.

Saya berharap jumlah doktor akan banyak dan Indoesia menjadi kekuatan dunia yang disegani. Saya juga berharap akan menjadi doktor juga sehingga Republik ini penuh dengan Doktor dan mengalahkan jumlah presentase doktor Palestina. Amin ya robbal ‚alamin.