Seorang teman yang belajar di luar negeri menceritakan pengalaman berkuliah di sana. Katanya orang yang paling rajin adalah China. Saya jadi teringat dengan perkataan guru saya bahwa orang China adalah orang yang mempunyai komitmen yang kuat terhadap rencana dan tujuannya.
Ternyata kedua orag tesebut tidaklah salah. Saya melihat sendiri pada film dokumenter tentang Perang Candu. DI situ terlihat bangsa China berlatih bela diri untuk menghadapi sekutu. Bahkan anak-ana juga berlatih bela diri. Kalau setiap orang Indonesia rajin termasuk saya saya yakin Indoneia akan menjadi negara besar. Amiiin.
Senin, 26 Oktober 2009
Belajar Rajin dari China
Rabu, 21 Oktober 2009
Makan aja kalau gak laku
Saya lupa kapan tapi saya lihat tukang bubur makan buburnya sendiri. Kita mungkin sering melihat tukang makanan makan makannya sendiri jika pelanggang lagi sepi apalagi kalau gak laku.
Saya pikir ini juga berlaku pada blog. Kenapa kita gak makan saja (mengambil hikmahnya) dari blog kita sendiri tanpa memikirkan pengunjung. Tentu kita harus mengadakan perbaikan untuk itu.
Selasa, 13 Oktober 2009
Blog Lowongan Pekerjaan CPNS terbaru
Banyak Blog yang menyajikan lowongan terutama lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) karena sudah pasti banyak pengunjungnya. Menurut blog seorang kawan, tag lowongan CPNS menjadi terfavorite pada blog wordpress. Untuk itu saya urut juga membuat lens ini karena bisa saja pengunjungnya akan ramai. Ini juga akan membantu kepada calon -calon pegawai yang akan bertarung dalam perebutan kursi panas CPNS.
read more
Sabtu, 03 Oktober 2009
Mie Instan dengan berbagai cara memasak
Bagaimana membuat mie insatn lebih enak? Banyak caranya dari rebus air yang sedikit sampe tambah pake macam-macam bumbu untuk menambah gurihnya mie instan. cara masak orang juga beda yang memberi cita rasa yang beda meski merk dari mi instan itu sama saja.
Kalau kakak saya memasak dengan cara menumis bawang merah dan putih kemudian masukkan air. Lain dengan kebiasaan orang yang merebus mie kemudian menaruhnya di mangkuk yang sudah ada bumbu instannya. Sedangkan saya merebus mie dicampur dengan bumbu kadang saya pake bumbu setengah saja supaya tidak keasinan. Kalau kurang sedikit asin pake kecap asin medan. Teman sekost yang suka asin tambahin garam ke mie instan. (jangan suka pakai garam karena bisa darah tinggi).
Temenya temen saya mencampur bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih dan bumbu lainnya ke dalam mie instan katanya lebih enak.
Kalau versi mie instan rebus versi warung, tambah lada plus saus botol and cabe rawit. Yang suka dapat minta daun sawi, daun bawang dan seledri serta bawang goreng.
Kalau versi warung mewah adalah internet (mie instan merk tertentu + telor + daging cincang kaleng) bahkan ada yang tambahin keju. Wuih pasti gurih (cuma hati-hati aja sama yang punya kolesterol.
Mie instan memang tidak bisa terlepas dari kehidupan sehari-hari. Tapi sayang kandungan dalam mi instan kurang baik bagi kesehatan. saya berusaha menghindari mie instan dan memilih nasi daripada mie.
Kamis, 01 Oktober 2009
Kembali ke perdaban
Menaiki bis kota dengan tergesa
Supir ngebut kadang mengetem
sang kenek yang teriak bagai himar
Cemberut dengan ongkos yang kurang
Pengamen Kecil menyanyi dengan.. ah aku lupa
Mungkin gitar sedang pengamen kecil lain telah bertepuk tangan
Berharap satu koin mendarat di tangan
Sang pengamen kecil turun di pasar
Belum terminal bus pun terhenti
Masuk terminal berganti ke angkot
Bus way melaju dengan kuat
sedang angkot tersendat
rumit selalu rumit
karena kerumitan tidak mau diurai
katanya sama ahlinya
ternyata yang ahli siapa?



