Sungguh malang si pipit betina
Diam di sarang yang bertahtakan emas
Sedang sang jantan enggan berlabuh
Karena sarang yang tinggi dan sulit dijangkau
Banyak hal yang menghalang
hingga sang pujaan tak hinggap
Gemar mencari padi yang muda
hingga padi yang mengguning tak pernah ada
Sang jantan beralih ke nasi aking
Hingga beras terbeli
Mendatangi sarang baru yang muda
Mendapat anak yang lebih banyak
Sedang sang betina sudah menjadi tua
tinggal disarangnya sendiri
0 comments:
Poskan Komentar