Kamis, 25 Maret 2010

Anak yang main-main di MAsjid waktu sholat

Namanya juga anak-anak, kebanyakan pekerjaan mereka adalah bermain. Cuma kadang mereka bermain pada waktu dan tempat yang salah. Di lingkungan kami, ada sebuah masjid yang cukup besar kalau lebarnya kira-kira enam kali rumah tipe 21. Itu untuk ruangannya saja. Kadang anak-anak bermain di halaman depan masjid baik main bola plastik atau layang-layang. Kalau, layang-layang kadang Bapak -Bapak juga main.
Kembali terhadap kesukaan anak bermain. Kali ini keributan anak-anak sudah sangat menjengkelkan. Mulai dari menghina orang tua sampai membuat kegaduhan pada waktu sholat. Mereka tidak mengerti bahwa berbicara dalam sholat akan membatalkan sholat padahal usia mereka sudah ada yang mencapai sepuluh tahun.
Kemarin seorang teman jengkel sekali dengan anak yang suka berbicara pada sholat. Sebenarnya kenakalan mereka juga sampai keterlaluan bahkan ada anak yang lari-lari kesana kemari seolah-olah masjid adalah tempat bermain.
Teman tersebut mendorong bahu anak hingga bahunya membungkuk. Langsung saja sang teman mendorong kembali hingga anak itu keluar dari pintu ruangan masjid. Esoknya atau hari ini, anak tersebut tidak ke masjid lagi. Saya khawatir banyak anak tidak ke masjid lagi karena diusir dari masjid. Memang kalau hanya dinasihati dan dimarahi, anak-anak tersebut kebal . Yah perlu sebuah kebijakan untuk mengubah perilaku anak tersebut.

0 comments: