Kamis, 23 September 2010

Kentang dan Singkong Mengurangi Asam Garam

Apa yang kita lakukan jika sayur kegaraman atau berasa asin? Menambah air? Bisa saja namun rasa bumbu yang kita masukkan akan berkurang. Jika menambah bumbu pun maka kuah akan kebanyakan. Terkecuali anda ingin membagi sayur satu Rukun tetangga (eRTe). Maka cara ini efektif.

Beberapa orang akan menganjurkan memasukkan kentang untuk mengurangi garam. Kentang akan menyerap selagi sayur masih dimasak. Ada juga beberapa koki yang menyarankan singkong untuk menyerap kelebihan garam tersebut.

Dalam kehidupan ini kita mungkin akan bertemu dengan sangat asinnya kehidupan karena terlalu banyak garam yang masuk dalam kehidupan kita. Kita toh tak dapat merubah banyaknya garam yang telah masuk ke dalam sayur tersebut. Tapi kita dapat mengurangi. Di kehidupan ini kita harus mendapat kentang-kentang atau singkong-singkong yang akan mengurangi keasinan dan kepahitan di kehidupan ini.

Senin, 13 September 2010

Kalau sudah rezeki tidak akan lari kemana

Mungkin kita sering resah dengan rezeki kita. Baik itu orang kaya apalagi kalau oranngya miskin. Kita sering kali memikirkan berapa rezeki yang kita dapat.

Sehingga itu mendorong kita untuk bekerja keras sekali 24 jam. Bahkan jika satu hari itu lebih dari 24 jam atau katakan 25 jam maka kita akan bekerja 25 jam. Kita tidak memikirkan lagi apa yang menjadi hak tubuh kita untuk beristirahat dan makan.

Kemarin persitiwanya begini Abang dan adik saya keluar ke restoran untuk buka puasa keluar. Saya memilih di rumah karena ortu sedang sakit saya harus menemani. Eh kata adik saya makanan di restoran tidak enak. Sebaliknya saya mendapat nasi boks yang berisi ayam panggang, dan daging tumis saus tiram beserta sayur dan lalapan lainnya. Inilah saya pikir rezeki tidak dapat dikejar.


Kalau saya ikut saya belum tentu dapat makanan seperti itu. Saya juga tetap menjaga ortu. Alhamdulillah.