Jumat, 08 April 2011

Sama-sama kecewa

Dalam perang setiap pihak akan berusaha menjatuhkan pihak yang lainnya. Jika tidak pihak tersebut akan hancur. Perang yang berisi kaum muda atau kaum tua yang mungkin saja berhubungan yakni hubungan ayah-anak atau sanak dan keluarga. Kadang musuh akan membunuh ayah atau membunuh sang anak. Sebaliknya sang ayah atau sang anak yang masih hidup bisa jadi membunuh ayah atau anak orang lain. Ini sebuah konsekuensi yang tidak bisa dihindari.
Dalam hidup ini, kita juga sering dikecewakan oleh orang lain. Hal itu bisa jadi karena mereka tidak mau membantu kita atau mereka telah membuat sesuatu yang menyakitkan diri kita baik sengaja atau tidak sengaja.
Dalam pikiran kita, kenapa mereka menyakiti kita? Padahal kita tidak menyakiti mereka? Mereka tidak akan puas sebelum kita celaka?
Sering juga kita sering dikecewakan karena orang yang tidak mau membantu padahal kita sangat membutuhkan bantuan itu dan kita yakin ia bisa membantu kita. Sayang seribu sayang ia tidak membantu kita. Kekecewaan memuncak dan sepertinya kita sudah tidak bisa lagi berbicara dengannya.

0 comments: